Replikasi Program Inovasi BUMDes Kencana Mandiri

Replikasi Program Inovasi TPID Kecamatan Trangkil, Margoyoso, Jakenan dan Winong ke BUMDes Kencana Mandiri Desa Pekalongan

Pekalongan (01/12), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kencana Mandiri desa Pekalongan pada hari ini mendapat kunjungan dari Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Trangkil, Margoyoso, Jakenan dan Winong yang masing-masing membawa perwakilan dari desa-desa setempat. Sekitar 90 peserta berkunjung ke desa Pekalongan bukan tanpa sebab, melainkan dengan tujuan replikasi atau belajar tentang inovasi yang ada di BUMDes Kencana Mandiri. Masing-masing desa yang di koordinatori oleh TPID Kecamatan datang secara rombongan ke desa Pekalongan berniat untuk meniru atau mempelajari program inovasi BUMDes Kencana Mandiri yaitu Investasi Pembangunan Ruko.

Dalam kegiatan replikasi kali ini mengusung tema “Tanpa Modal Untung Besar”. Ini yang menjadi daya tarik perhatian peserta sehingga dalam kegiatan ini peserta begitu antusias hingga acara selesai. “Selain 4 kecamatan yang hadir di desa Pekalongan sebetulnya masih ada 2 kecamatan lain yang berkeinginan untuk hadir juga, namun karena terkendala dengan kapasitas ruang dan jadwal kegiatan TPID dengan terpaksa harus di tunda”. Imbuh Ketua TPID Kecamatan Trangkil yang sekaligus menjadi Koordinator TPID Kabupaten.

Dalam kegiatan pengenalan BUMDes kencana Mandiri H. Anggoro Mustiko, S.Pd, S.Ikom, MM. selaku Direktur BUMDes kali ini bertindak sebagai narasumber, beliau memberikan gambaran tentang BUMDes yang ada di desa Pekalonagn. Dan Ukhwatur Roi, S.Pd.I selaku Kepala Desa berperan sebagai narasumber Inovasi Desa Pekalongan dalam hal ini Investasi Pembangunan Ruko.

Ada hal menarik dalam penyampaian materi tentang Investasi oleh Kepala Desa Pekalongan, beliau meminjam uang sebanyak Rp.200.000,00 kepada salah satu peserta kemudian di gunakan uang tersebut untuk membeli bunga hias dari BUMDes Kencana Mandiri seharga Rp. 60.000,00 dan bunga tersebut di jual lagi kepada salah satu peserta dengan harga Rp.200.000,00. Jadi beliau mendapat keuntungan 140.000 dari hasil penjualan bunga tersebut, padahal awalnya beliau tanpa mempunyai modal.

Beliau menyampaikan, inilah contoh kecil “tanpa modal untung besar”. Tapi tergantung strategi kita untuk menjalankan, asalkan tidak merugikan orang lain. Begitu juga BUMDes Kencana Mandiri, tanpa mengeluarkan modal tapi bisa mempunyai ruko, yaitu dengan inovasi membuka Investasi kepada masyarakat desa Pekalongan. Dengan berinvestasi masayarakat akan mendapatkan keuntungan dari bagi hasil investasi, dan BUMDes pun juga mendapatkan keuntungan sebagai pengelola, jadi gak ada yang di rugikan melainkan saling memberi kesejahteraan sesuai misi bumdes.

Setelah penyampaian materi, peserta berkunjung ke Kantor BUMDes beramah tamah dengan pengurus BUMDes dan saling bertukar pertanyaan. Selain membawa wawasan atau pengetahuan banyak peserta yang pulang membawa cinderamata yang di jual di Kantor BUMDes.

Pulang bawa cinderamata dari Desa Pekalongan

(FA)

 

 

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan